Studi kasus · produk kami sendiri
Mony: aplikasi keuangan keluarga berbayar dalam empat bahasa, dibangun dan dijalankan tim Candora.
Mony adalah aplikasi pencatat keuangan untuk pribadi dan rumah tangga. Ini bukan proyek klien: Mony produk kami sendiri, sehingga keputusan dan angkanya bisa kami buka di sini.
Konteks
Kami ingin aplikasi pencatat keuangan yang bisa dipakai setiap hari dalam beberapa ketukan, untuk satu orang maupun satu rumah tangga, tanpa iklan, tanpa menjual data, dan tanpa meminta kata sandi bank.
Mony bisa dicoba 14 hari tanpa kartu, lalu berlangganan Rp25.000 per bulan atau Rp199.000 per tahun. Setelah masa coba, akun tanpa langganan tetap bisa dibuka dan datanya tidak dihapus; yang berhenti hanya pencatatan baru.


Tantangan
- Empat bahasa, satu di antaranya kanan-ke-kiri
- Indonesia, Inggris, Mandarin, dan Arab dalam satu aplikasi, tanpa versi terpisah untuk tiap bahasa.
- Data uang tidak boleh rusak saat aplikasi diperbarui
- Setiap versi baru bisa mengubah struktur database yang sudah berisi catatan pengguna.
- Ringan di ponsel biasa
- Pengguna membuka Mony di ponsel dan laptop, sering di jaringan yang tidak selalu cepat.
- Siap untuk aplikasi mobile
- Aplikasi Android dan iOS mungkin menyusul, dan server tidak boleh harus ditulis ulang saat itu tiba.
Keputusan teknis
- PWA lebih dulu
- Satu aplikasi web yang bisa dipasang ke layar utama ponsel, dengan manifest per bahasa. Pengguna tidak perlu menunggu toko aplikasi.
- Server Go dan database SQLite
- Satu program dan satu berkas database: mudah dijalankan, dicadangkan, dan dipindahkan.
- Migrasi dengan cadangan lebih dulu
- Sebelum struktur database berubah, salinan cadangan dibuat. Setiap langkah berjalan dalam transaksi dan dibatalkan bila gagal, dan program versi lama menolak membuka database yang lebih baru.
- Bahasa sebagai bagian dari rancangan
- Teks dari berkas terjemahan per bahasa, dan arah tata letak berganti ke kanan-ke-kiri untuk bahasa Arab.
- API yang siap untuk aplikasi mobile
- Selain sesi web, server sudah punya token untuk aplikasi mobile dan dokumen OpenAPI yang dijaga tetap sesuai oleh tes.
- Tanpa skrip pihak ketiga di halaman publik
- Halaman publik Mony tidak memuat skrip dari luar dan tidak memasang cookie.
Hasil terukur
- 4 bahasa
- Indonesia, Inggris, Mandarin, dan Arab dengan tata letak kanan-ke-kiri.
- 480 tes otomatis
- 145 tes server (Go) dan 335 kasus tes tampilan, dihitung 15 Oktober 2026, termasuk tes migrasi data.
- ± 260 KB
- Ukuran halaman utama mony.candora.id pada kunjungan pertama: HTML, gaya, skrip, fon, dan gambar, terkompresi.
- 0 skrip pihak ketiga
- Di halaman publik Mony, dan tidak ada cookie yang dipasang halamannya.
- 14 hari
- Masa coba tanpa kartu sebelum langganan Rp25.000 per bulan atau Rp199.000 per tahun.
Angka di atas dihitung dari kode Mony dan dari hasil build situs, bukan perkiraan. Jumlah pengguna tidak kami tampilkan.
Yang kami pelajari
- Kanan-ke-kiri dipikirkan dari hari pertama
- Memakai arah logis (awal dan akhir, bukan kiri dan kanan) sejak awal jauh lebih murah daripada membalik tata letak belakangan.
- Nama di dalam kode ikut menentukan biaya
- Skema awal Mony memakai nama berbahasa Indonesia. Menggantinya ke bahasa Inggris butuh satu migrasi penuh beserta tesnya. Kini konvensi penamaan kami putuskan sebelum baris pertama.
- Klaim harus bisa diperiksa
- Setiap angka di halaman ini dihitung dari kode atau hasil build. Yang tidak bisa dibuktikan tidak kami tulis.
- Yang belum ada, kami sebut belum ada
- Mony belum punya aplikasi di Play Store atau App Store. Itu kami tulis terus terang, di sini dan di situs Mony.